Jangkarnews.org-Jaya Ikhlas mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Deklarasi digelar di rumahnya di Dusun Pekendangan, Kamis (24/9/2026), menyusul pelantikan panitia Pilkades Belanting pada 18 September 2026.
Langkah Jaya Ikhlas ini menandai mulai bergeraknya dinamika politik di tingkat masyarakat menjelang kontestasi kepala desa. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa deklarasi yang dilakukan bukan titik akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang.
“Deklarasi hari ini adalah awal dari sebuah perjalanan. Perjalanan yang harus ditempuh dengan kejujuran, keterbukaan, kerja nyata, dan keberanian untuk mendahulukan kepentingan masyarakat,” ujar Jaya Ikhlas.
Desa Kuat Butuh Kebersamaan
Jaya Ikhlas menekankan bahwa membangun desa tidak bisa hanya mengandalkan sosok pemimpin. Ia menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan harapan warga.
“Sebab desa yang kuat tidak lahir dari satu orang. Desa yang kuat lahir ketika rakyat dan pemimpinnya mau berjalan dalam satu arah,” tegasnya.
Keputusan di Tangan Masyarakat
Ia menyebut deklarasi tersebut sebagai bentuk penyampaian niat kepada masyarakat Desa Belanting, sementara keputusan akhir soal arah kepemimpinan desa tetap berada di tangan warga lewat proses pemilihan yang demokratis.
“Hari ini kita mendeklarasikan sebuah niat. Besok, masyarakatlah yang menentukan arah,” katanya.
Jaya Ikhlas menambahkan, jika kelak diberi amanah oleh masyarakat, ia berkomitmen menjadikan kepentingan warga sebagai dasar dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa.
“Dari desa, untuk desa. Dengan hati yang tulus, dengan langkah yang nyata, dan dengan amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. [ANG]











