Media Berita Profesional, Terpercaya & Akurat

KPU dan Kemenag Lombok Timur Luncurkan Modul Kokurikuler “Generasi Demokrasi” bagi Siswa Madrasah Aliyah

SELONG, Jangkarnews.org — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur meluncurkan Modul Kokurikuler Generasi Demokrasi atau Gen-D bagi siswa kelas XI Madrasah Aliyah se-Kabupaten Lombok Timur. Peluncuran modul tersebut ditandai dengan seminar yang digelar setelah kedua lembaga menjalin nota kesepahaman (MoU) dalam beberapa bulan terakhir.

Kerja sama ini merupakan wujud implementasi dari Perjanjian Kerja Sama antara KPU Republik Indonesia dan Kementerian Agama RI di tingkat pusat, yang kemudian diturunkan ke tingkat kabupaten melalui MoU antara kedua lembaga vertikal tersebut di Lombok Timur.

Modul kokurikuler ini disusun sebagai pembelajaran kolaboratif antara mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) dengan Pendidikan Agama Islam. Materi pembelajaran dalam modul tersebut antara lain membahas demokrasi berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sistem ketatanegaraan Indonesia, pembagian kekuasaan, kedudukan dan fungsi kementerian/lembaga pemerintah non-kementerian, hingga nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, dalam sambutannya menjelaskan modul ini disusun sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang bertujuan membentuk peserta didik menjadi warga negara Indonesia yang demokratis dan religius. Melalui modul tersebut, peserta didik diharapkan memiliki pemahaman dan pengalaman belajar yang mampu menguatkan karakter demokratis, integritas, toleransi, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Kami juga sangat mengharapkan kritik dan masukan yang membangun guna perbaikan dan penyempurnaan modul ini di masa mendatang,” kata Ada Suci dalam sambutan tertulisnya, Selasa (30/6/2026).

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, H. Shulhi, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki keimanan kokoh, akhlak mulia, wawasan kebangsaan, serta karakter demokratis. Menurut dia, madrasah memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang mampu menjaga harmoni dan menghargai keberagaman.

“Melalui tema ‘Menjadi Warga Negara Indonesia yang Demokratis Religius’, kami berharap kegiatan kokurikuler ini mampu menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan ajaran Islam dan semangat kebangsaan,” ujar Shulhi.

Melalui program Gen-D, KPU Lombok Timur mengambil peran dalam upaya mencerdaskan generasi Z agar menjadi pemilih cerdas di masa mendatang. Edukasi ini diawali dengan sosialisasi ke seluruh Sekolah Menengah Atas serta Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Lombok Timur, dengan sasaran utama pemilih pemula.

Tersusunnya modul ini tidak lepas dari kerja tim gabungan yang dibentuk oleh KPU dan Kementerian Agama Lombok Timur, dengan melibatkan Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Modul yang diberi judul “Modul Kokurikuler Generasi Demokrasi (Gen-D) Kelas XI Madrasah Aliyah di Kabupaten Lombok Timur” itu disusun pada Juni 2026 oleh Tim Kerja Kegiatan Kokurikuler Generasi Demokrasi, dilengkapi sambutan dari kedua pimpinan lembaga tersebut.

Dengan adanya modul ini, KPU dan Kemenag Lombok Timur berharap pendidikan demokrasi dapat terintegrasi secara sistematis ke dalam proses belajar-mengajar di madrasah, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teoretis, tetapi juga siap menjadi pemilih yang cerdas dan kritis saat memasuki usia hak pilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *