Media Berita Profesional, Terpercaya & Akurat

Menyingkap Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Lombok Timur

LAPORAN — Jangkarnews.org. Di balik popularitas destinasi wisata Lombok yang selama ini identik dengan Gili Trawangan atau kaki Gunung Rinjani, ternyata masih tersimpan sederet pesona alam yang belum banyak terjamah, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan itu berada di ujung selatan Kabupaten Lombok Timur, tepatnya di Kecamatan Jerowaru.

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya yang menjanjikan bagi pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu wilayah dengan potensi besar namun masih minim eksplorasi adalah Lombok Timur bagian selatan, yang topografinya membentang dari ketinggian nol hingga 3.726 meter di atas permukaan laut, meliputi kawasan pegunungan Taman Nasional Gunung Rinjani di utara hingga dataran rendah dan pesisir pantai di selatan.

Variasi bentang alam itulah yang menjadikan Lombok Timur memiliki lanskap yang kaya, mulai dari kontur pegunungan hingga garis pantai yang membentang dari ujung utara sampai selatan pulau. Kecamatan Jerowaru, yang berada di ujung selatan Lombok Timur dengan luas wilayah sekitar 142,78 kilometer persegi, menjadi salah satu kawasan dengan konsentrasi pantai eksotis terbanyak.

Deretan Pantai yang Belum Terjamah

Selain menyimpan potensi budidaya perikanan pantai seperti kerapu dan lobster, Jerowaru juga menyimpan sederet destinasi bahari yang memesona: Pantai Surga, Kaliantan, Cemara, Penyisok, Kura-Kura, Pink, Gili Sunut, Gili Air, hingga Tanjung Ringgit. Sebagian besar dari pantai-pantai tersebut, ditambah kawasan hutan bakau di sekitarnya, bahkan masih belum tersentuh pengembangan wisata secara maksimal.

Dari sekian banyak pantai tersebut, Pantai Pink dan Pantai Tanjung Ringgit menjadi dua primadona yang paling menonjol.

Pantai Pink dikenal lewat warna pasirnya yang kemerahan, hasil percampuran butiran pasir putih asli dengan serpihan karang muda berwarna pink. Kombinasi bias sinar matahari dan terpaan air laut membuat rona pink pada pasir tersebut semakin tampak jelas. Ombak yang relatif tenang di pantai ini turut membuat wisatawan merasa nyaman saat beraktivitas di tepian pantai.

Keindahan Pantai Pink semakin lengkap dengan hamparan bukit di kanan dan kirinya. Bukit berpadang rumput luas di sisi kiri menjadi titik pandang terbaik untuk menikmati panorama pantai dari ketinggian, sementara di sisi kanan terdapat tanjung eksotis yang dilengkapi gazebo. Kawasan ini juga menawarkan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memikat, serta area berkemah yang cukup luas bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Jejak Sejarah di Tanjung Ringgit

Berdekatan dengan Pantai Pink, Pantai Tanjung Ringgit yang berada di ujung timur Pulau Lombok menawarkan pesona berbeda. Lembah curam yang mengelilingi pantai ini membentuk formasi menyerupai benteng alami, berpadu dengan ombak yang tenang, menjadikannya lokasi favorit bagi para pehobi fotografi.

Selain keindahan alamnya, Tanjung Ringgit juga menyimpan jejak sejarah. Menurut penuturan warga setempat, kawasan ini pernah menjadi pangkalan sekunder Angkatan Darat Jepang pada masa Perang Dunia II. Sejumlah peninggalan era pendudukan Jepang, seperti meriam dan gua besar tempat persembunyian tentara, masih dapat ditemukan di bagian utara pantai hingga kini.

Akses dan Potensi Pengembangan

Pantai Pink dan Pantai Tanjung Ringgit berlokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jarak tempuh dari Ibu Kota Provinsi NTB sekitar 85,7 kilometer, atau kurang lebih dua jam 14 menit menggunakan kendaraan roda empat.

Dengan kekayaan bentang alam, keunikan karakter masing-masing pantai, serta nilai sejarah yang melekat di dalamnya, kawasan pesisir selatan Lombok Timur pantas disebut sebagai surga tersembunyi yang masih menanti sentuhan pengembangan wisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal.

───

Penulis adalah Tim redaksi jangkarnews.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *